skip to Main Content
KENAPA RESIGN?

Pertanyaan diatas yang menjadi judul tulisan saya inilah yang diajukan kepada diri saya tepat beberapa bulan yang lalu di kala akhirnya saya mengajukan untuk memajukan diri (bukan mengundurkan diri) dari perusahaan tempat saya berkarya dan menimba ilmu beberapa tahun lamanya.

Banyak sahabat-sahabat yang kemudian bertanya, apa yang akhirnya membuat saya berniat untuk undur diri di perusahaan di kala karir saya mungkin sedang menunjukkan grafik yang perlahan naik.

Apakah lingkungan? Apakah pekerjaannya? Apakah tim kerjanya yang kurang baik? Atau mungkin gaji yang diberikan tidak cukup?.

Saya dapat memastikan bahwa alasan terbesarnya bukanlah sperti pertanyaan diatas. Saya bekerja di lingkungan pekerjaan yang bagus dan mensupport perkembangan setiap individu didalamnya. Saya disupport oleh tim trainer yang solid yang saya bangun sendiri yang memampukan saya melakukan banyak hal di masa depan. Gaji yang diberikan pun sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan saya. Lantas apa yang membuat saya pergi?

Jawabannya adalah saya TAKUT. Saya takut kondisi yang nyaman tadi membuat saya terjebak dalam zona nyaman sehingga akhirnya tidak berkembang. Saya takut pengalaman kerja yang saya miliki membuat saya sombong dan lupa bahwa hidup haruslah terus belajar. Saya takut sedikit pengetahuan dan sedikit kelebihan yang saya miliki saat ini membuat saya meremehkan kemampuan orang lain.

Itulah yang akhirnya membuat saya memutuskan pergi untuk membangun sesuatu yang baru dan meninggalkan estafet kepemimpinan organisasi pada orang lain yang belum memiliki kesempatan seperti saya agar orang-orang tersebut juga bisa berkembang lebih jauh lagi.

Didalam lubuk hati yang terdalam saya senantiasa mendoakan rekan-rekan di internal perusahaan yang telah banyak membantu saya selama ini untuk bisa meraih keberhasilan yang ingin dicapai dimasa depan.

Bagi rekan-rekan yang berada di lingkungan perusahaan, tips yang dapat saya bagikan adalah kejelian dalam melihat kebutuhan pengembangan karyawan menjadi penting untuk dimiliki untuk senantiasa memastikan karyawan memiliki level engagement yang tinggi untuk berkontribusi secara maksimal didalam perusahaan.

Bukankah ketika individu didalam perusahaan berkembang maka perusahaan juga akan turut berkembang?

In frame : sesi makan bersama sekaligus perpisahan bersama rekan-rekan Learning Institute

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search