skip to Main Content
SIAP BELAJAR

Rekan disamping saya ini namanya Rizki Iskandar. Saya mengenalnya belum lama ini ketika ada project yang kami sama-sama terlibat didalamnya.

Saya banyak belajar dari beliau tentang dunia konsultansi dan psikologi.

Yang menarik dari kami adalah background experience kami yang berbeda dan kami juga seakan bertukar peran saat ini.

Kalau saya baru 2 tahun belakangan ini masuk ke dunia konsultansi setelah berkarier bertahun-tahun di perusahaan, maka sahabat saya ini justru sebaliknya.

Setelah berkarir di didunia konsultansi cukup lama, akhirnya ia memutuskan masuk dan memulai karirnya di dalam perusahaan.

Mungkin ini pulalah yang membuat kami cepat akrab dalam waktu yang singkat karena tak jarang diskusi panjang tentang dunia HR pun intens kami lakukan.

Darinya saya kembali belajar tentang pentingnya kita terus belajar tanpa memandang seberapa banyak pengalaman kita saat ini.

Pengalaman beliau yang cukup lama di dunia konsultansi tak membuatnya malas untuk bertanya pada siapapun dan menjadi pendengar untuk belajar kembali.

Kalau orang yang lebih berpengalaman saja tak malu bertanya dan belajar, maka sudah seharusnya kita memperbanyak pembelajaran kita bukan?

Alfin Toffler yang merupakan salah satu futurolog Amerika pernah menyampaikan bahwa di masa saat ini, orang yang BUTA HURUF bukan lah ia yang tidak bisa MEMBACA, melainkan :

1. Orang yang tidak mau belajar kembali
2. Orang yang tidak bisa belajar
3. Orang yang tidak mau menanggalkan pelajaran atau ilmu yang telah usang / kadaluarsa

Semoga kita semua tidak termasuk salah satu diantara ketiga hal diatas ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search